Selasa, 15 Juli 2014

SISTEM PEMERINTAHAN DAN KEPERCAYAAN SUKU INCA DI PERU (MASA PRA COLUMBUS – 1533)


Mohammad Eric Zulkarnaen

Sejarah secara filosofis bertujuan memberikan arti kepada seluruh sejarah kegiatan manusia, kepada pola keseragaman (uniformity) dan keragaman (variety) dari gerak-gerak kegiatan manusia pada masa lalu, misalnya bagaimana timbul dan berkembangnya suatu bangsa dan peradaban serta bagaimana pasang surut sampai pada keruntuhan bangsa dan peradabannya. Ini merupakan suatu upaya pencarian dan pemahaman terhadap faktor-faktor, tenaga-tenaga tetap dan mendasar (sebab-sebab dan kondisi-kondisi) di balik kesinambungan (continuity) dan perubahan (change) dalam sejarah manusia itu (Helius Sjamsuddin, 2007:159).
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, maka pada essai ini akan diketengahkan suatu rekonstruksi historis mengenai warisan peradaban Suku Inca di Peru hingga tahun 1533. Fokus kajian pada tulisan ini adalah: pertama, studi sistem pemerintahan Inca; dan kedua adalah analisis mengenai sistem kepercayaan Inca di Peru.
Inca biasanya di eja dengan inka dan dikenal juga dengan nama Tiwantinsuya. Sebagai salah satu peradaban kuno yang hadir di muka bumi ribuan tahun yang lalu, peradaban inca tentu juga mengalami perkembangan. Sama seperti peradaban kuno lainnya, informasi asli tentang inca tidak begitu diketahui. Rekaman sejarah mereka, begitu juga dengan suku bangsa lainnya yg berkembang di dunia ini terekam melalui tradisi oral dari mulut ke mulut, batu, barang pecah belah dari tanah, perhiasan emas , perak dan permadani yang masih ada di masyarakat.
Peradaban inca bangsa Peru mengandung pesona mistis dan sangat menarik bagi dunia barat. 400 tahun yang lalu, kekayaan yang menakjubkan berupa emas dan perak peninggalan bangsa ini ditemukan dan kemudian secara sistematis dijarah dan dirampas oleh penjajah spanyol.Barang-barang rampasan yang mereka (spanyol) bawa pulang berhasil mengubah keseluruhan system ekonomi eropa. Dan dengan penuh kesadaran, mereka meninggalkan sebuah peradaban maju dalam keadaan compang-camping.Tidak ada yang tahu dari mana bangsa inca datang, rekaman sejarah yang ada di batu-batu menjadi pegangan para archeologist selama berabad-abad untuk memecahkan misteri ini.Imperium inca berkuasa dalam masa yang sangat singkat. Sekitar 100 tahun. Semenjak 1438 AD, ketika raja inca Pachacuti dan pasukannya memulai penaklukan daerah yang mengelilingi pusat inca di Cuzco sampai kedatangan bangsa spanyol pada 1532.
Menurut legenda asal-usul suku bangsa Inca berawal dari sekelompok anak dewa matahari, yang berasal dari sebuah gua di sebelah tenggara kota Cuzco. Victor W. Von Hagen (1957:33) memberikan sebuah referensi mengenai legenda asal-usul suku Inca yakni “the Sun God created the first Inca, Manco Capac, and his sister, on the Isle of the sun in Lake Titicaca.”Bangsa Inca telah mendiami daerah Cuzcosejak kira-kira tahun 1200. tetapi sejak penaklukan oleh kekuasaan Panchacuti dalam tahun 1438, bangsa Inca mulai memperluas wilayahnya dengan menaklukan daerah-daerah sekitarnya. Akhirnya mereka membentuk suatu wilayah kekuasaan besar dan luas yang membentang dari Quito di Utara sampai Chilebagian tengah. Bahasa Inca menyebut wilayah kekuasaannya Tabuantisuyu, artinya daerah yang meliputi empat wilayah(http://mahardhikazifana.com/social-history-sosial-sejarah/sejarah-peradaban-bangsa-aztec-inca-dan-maya.html) empat wilayah tersebut adalah Chinchasuyu, Antisuyu , Contisuyu, dan  Collasuyu( bisa dilihat dalam Peta).
Pada 1438 bangsa inca sudah mulai keluar dari pusat pemerintahannya di Cuzco untuk menaklukkan daerah lainnya. Selama 50 tahun mereka berhasil menguasai daerah yang sekarang dikenal dengan Peru, Bolivia, Argentina Utara, Chile dan Ekuador.
Dengan daerah seluas ini, Bangsa Inca mendirikan sebuah Negara yang memungkinkan pemimpin suku dan beberapa bangsawan menjadi raja dan pemimpin. Kebanyakan catatan menunjukkkan ada 13 kaisar yang memimpin bangsa Inca . kaisar-kaisar ini di kenal dengan gelar yang berbeda-beda termasuk “Sapa Inca”, “Capac Apu”, “Intip Cori”. Seringkali kaisar ini disebut dengan The Inca. Peradaban  Inca  berkembang  di  sepanjang  belahan  barat  Amerika  Selatan  terutama  di Peru.  Seperti  halnya  bangsa  Aztec,  bangsa  Inca  adalah  bangsa  yang  memiliki  watak  miiiter sehingga perluasan wilayah imperium dilakukan dengan cara peperangan. Inti peradaban bangsa Inca adalah pertanian yang berkembang antara tahun 600-1000 M. Mereku  membuat  sistem  terasering  untuk  menahan  longsor  dan  irigasi  untuk  menahan  banjir.
Untuk  mengolah  tanah  mereka  menggunakan  bajak  yang  tebuat  dari  perunggu  Tanaman  yang ditanam  adalah  kacang-kacangan,  jagung,  merica,  tomat,  kentang  putih.  Hasil  pertanian  bukan hanya  untuk  memenuhi  konsumsi  petani  melainkan  juga  untuk  memberi  makan  tentara  dalam jumlah besar, golongan birokrat dan ribuan buruh pabrik. Minuman khas mereka adalah chicha yaitu semacam bir yang dibuat dari jagung.
Bangsa  Inca  adalah bangsa imperialis  yang menaklukkan dan menguasai  bangsa-bangsa tetangganya dengan kekuatan miiiter. Dengan demikian pemerintahannya imperium militeristis. Ketika  raja  Pachacuti  Inca  (1438-1471  M)  dan  anaknya  Topa  Inca  (1471 -1493)  berkuasa, wilayah Inca diperluas dengan menaklukkan bangsa-bangsa sekitaraya yang berdiam di Equador, Colombia  dan  Chile,  Berbeda  dengan  bangsa  Aztec  yang  mengontrol rakyat  jajahan  dengan teror  bangsa  Inca  melakukannya  dengan  penyatuan  imperium.  Raja  mereka  memaksa penduduknya  dan  bangsa  yang  ditaklukkannya  menggunakan  bahasa  nasional  Quechwa (diucapkan  keshwa)  serta  menyembah  dewa  negara  yaitu  dewa  matahari.
Berdasarkan pembahasan di atas, penulis tertarik untuk mengetahui tentang sistem pemerintahan dan kepercayaan suku Inca di Peru dalam essai yang berjudul: “SISTEM PEMERINTAHAN DAN KEPERCAYAAN SUKU INCA DI PERU”
Sistem Pemerintahan
Kekaisaran Inka dipisahkan menjadi empat bagian bersama-sama dikenal sebagai 'Ttahuantin-suyu' atau "tanah dari empat kuartal" masing-masing diperintah oleh seorang gubernur atau raja muda yang disebut "APU-cuna 'di bawah kepemimpinan pusat' Sapa Inca '. Cuzco adalah ibukota pusat Kekaisaran Inca dari mana Sapa Inca memerintah. Menurut tradisi lisan dari Inca kekaisaran diperintah oleh 14 raja berturut-turut. Raja-raja awal mungkin baik lokal pemimpin ayllus sekitar Cuzco atau mungkin tokoh mitos.  istilah 'ayllu The' mengacu pada pengelompokan penduduk asli Amerika Selatan dan telah diterjemahkan sebagai marga.
Istilah ini merupakan kelompok berdasarkan ikatan darah diasumsikan yang beroperasi sebagai unit ekonomi dan sosial. Kekaisaran Inka pada dasarnya ayllus beberapa Andes dikendalikan oleh beberapa ayllus Inca. Sebagai unit ekonomi ayllu yang mewakili kepemilikan kolektif atas tanah serta sumber daya lainnya seperti lembu llama dan sumber air. Keberhasilan dan kepaduan dari ayllus Andes sebagian besar diakibatkan oleh pertanian komunal. Ayllus secara teratur bisa membelah selain karena kesulitan ekonomi, mengabaikan hubungan darah, atau datang bersama-sama dengan ayllus lain dengan siapa mereka tidak silsilah berbagi untuk tujuan diperlukan kerjasama seperti irigasi atau pertahanan.
Penguasa Inca yang pertama adalah Manco Capac. Disini tidak ada data yan spesifik mengenai kapan Manco capac memerintah, tetapi yang diasumsikan adalah tahun 1250 sampai 1438 masa pemerintahanya. Inca yang dimulai pada di Cusco dan ber pusat di tanah tinggi yang dan memperluas sepanjang pantai. Basis dari penaklukan Inca dipercaya untuk organisasi mereka. Lambang yang ilahi mereka adalah matahari dewa, sistem birokratis mereka yang terdiri dari suatu lingkaran dari pejabat yang melambangkan sebelas kerajaan ayllus, dan garis keturunan yang dilanjutkan sampai perkawinan yang tidak sah dengan seorang putri yang kemudian menjadi coya atau " legal queen.".  Perluasan dari Inca kerajaan mungkin kondisi-kondisi iklim yang diakibatkan oleh. Sumber daya mereka di tanah tinggi telah dibatasi pada llama, alpaka, dan vicuna.
Meskipun biasa menaklukkan atau pengelompokan ayllus, yang ayllu individu akan tetap utuh bahkan setelah pecahnya kelompok atau kerajaan yang itu milik. Hal ini terutama karena kemandirian ekonomi mereka. Namun menaklukkan ayllus seperti Inca, dengan membangun negara kolektif, mendapatkan kekuasaan ekonomi dan politik dan berkembang menjadi kelas penguasa, tetapi dengan begitu mereka kehilangan swasembada. Ini berarti bahwa kegagalan atau kekalahan negara kolektif berarti runtuhnya kelas penguasa.
Para ayllus Inca yang berbasis di Cuzco, ibu kota kekaisaran, yang dibagi menjadi Hanan-Cuzco (Cuzco atas) dan Hurin-Cuzco (Cuzco lebih rendah). Pemisahan ini, bersama dengan ayllus Andes dikenal sebagai divisi ganda. Kedua belah ayllu akan terpisah dari kebiasaan dan ritus dan akan membentuk unit terpisah di militer tetapi akan tetap hubungan baik satu sama lain sosial, mengambil bagian dalam pesta dan pertempuran mengejek. Dual divisi sebagian besar religius dan simbolis, tetapi memiliki sedikit relevansi ekonomi. [4] Ketika penguasa meninggal, penggantinya dipilih mereka akan menerima semua mereka kekuasaan politik dan hak-hak, sedangkan yang lainnya penguasa keturunan laki-laki menerima semua harta moneter. Proses ini disebut warisan split 
Dalam  menjalankan pemenntahan imperium pemimpin lokal dilibatkan dalam birokrasi pusat pemenntahan imperium melalui  kebijaksaaan  kolonisasi  yang  disebut mitima.  Untuk  mempertahankan  kesatuan imperium  mereka  membangun  jalan-jalan  lebar  yang  menghubungakan  pusat  pemenntahan dengan  derah-daerah  yang  ditaklukkannya.  Jalan-jalan  tersebut  akan  memudahkan  lalu  lintas tentara  untuk  memadamkan  pemberontakan  atau  juga  untuk  memudahkan  lalu  lintas  penduduk dari  satu  tempat  ke  tempat  lain.  Dapat  disimpulkna  bahwa  dalam  menjalankan  sistem pemerintahan  bangsa  Inca  lebih  maju  dibandingkan  dengan  bangsa  Aztec  dan bangsa Mesoamerika. Walaupun  dalam  bidang  matematika  dan  astronomi  tidak  unggul  dibandingkan  bangsa Aztec  dan  Mesoamerika  bangsa  Inca  memiliki  keunggulan  di bidang  seni  bangun. Seprti halnya  dalam  pembuatan  tekstil  dan  keramik.
Pembangunan  benteng-benteng  pertahanan  dan jalan-jalan raya yang lebar menunjukkan bahwa mereka telah memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengatur jalannya pemerintahan. Raja tinggal di istana yang indah yang dibangun dengan batu  utuh  atau  monoilith  yang  diukir.  Dalam  menjalankan  pemerintahannya  raja  bersifat "sosialis".  Hasil  surplus  pertanian  daerah  subur  didistribusikan  ke  daerah  yang  kekurangan.  Di bidang sosial Raja sangat menaruh perhatian pada aspek perkawinan. Laki-laki atau perempuan yang sudah dewasa dan belum memiliki pasangan dipilihkan orang lain, lalu dikawinkan dalam upacara umum.
Semenjak 1438 AD, ketika raja inca Pachacuti dan pasukannya memulai penaklukan daerah yang mengelilingi pusat inca di Cuzco sampai kedatangan bangsa spanyol pada 1532. Pada 1438 bangsa inca sudah mulai keluar dari pusat pemerintahannya di Cuzco untuk menaklukkan daerah lainnya. Selama 50 tahun mereka berhasil menguasai daerah yang sekarang dikenal dengan Peru, Bolivia, Argentina Utara, Chile dan Ekuador. Dengan daerah seluas ini, bangsa Inca mendirikan sebuah negara yang memungkinkan pemimpin suku dan beberapa bangsawan menjadi raja dan pemimpin. Kebanyakan catatan menunjukkkan ada 13 kaisar yang memimpin bangsa Inca. Kaisar-kaisar ini di kenal dengan gelar yang berbeda-beda termasuk “Sapa Inca”, “Capac Apu”, “Intip Cori”. Seringkali kaisar ini disebut dengan The Inca. Tujuh orang kaisar yang pertama melegenda, bersifat lokal dan dianggap kurang penting. Selama masa ini, bangsa Inca adalah suku yang kecil , satu dari sekian banyak suku yang ada, yang daerah kekuasaannya sangat kecil tidak sampai bermil dari pusat kotanya Cuzro. Mereka adalah para prajurit yang seringkali berperang dengan suku-suku lain yang berdekatan dengan mereka. Ritual pengorbanan adalah hal yang biasa. Suatu bukti yang berhasil ditemukan oleh para archeologist baru-baru ini. Cusco adalah pusat dari imperium Inca. Dengan kemajuan dibidang teknik hidrolik, teknik dibidang pertanian, arsitektur yang menakjubkan , tekstil, keramik dan kerajinan dari besi mereka. Kaisar bangsa Inca yaitu:
Manco Capac
Sinchi Roca
Lloque Yupanqui
Maita Capac
Capac Yapancui
Inca Roca
Yahuar Huacac
Inca Viracocha
Pachacuti-Inca-Yupanqui
Topa Inca Yupanqui
Huayna Capac
Huascar
Atahuallpa
Penaklukan yang luar biasa mulai terjadi pada masa anaknya Viracocha yaitu Pachachuti yang merupakan salah satu penakluk yang luar biasa, dan dianggap sebagai legenda dalam sejarah bangsa Amerika. Dengan pencapaiannya pada tahun 1438 AD, sejarah Inca dimulai. Hampir semua penulis sejarah setuju dengan hal ini.
Pachacuti dikenal sebagai orang yang paling hebat yang pernah lahir dari suku asli Amerika. Dia dan anaknya Topa Inca adalah penguasa yang sangat hebat yang berhasil menaklukkan banyak daerah dan membangun kerajaan mereka sendiri. Pachacuti adalah seorang Civic Planner yang sangat hebat. Tradisi yang ada menganggap dialah yang merancang kota Cuzco, begitu juga dengan pembangunan bangunan-bangunan batu yang sampai saat ini bisa kita kunjungi di Cuzco.
Suku yang berdiam di sekitar danau Titicaca yang menggunakan bahasa Aymara yaitu Colla dan Lupaca merupakan suku yang pertama ditaklukkan oleh bangsa Inca. Kemudian baru suku Chanca di bagian barat. Kemudian setelah itu, penaklukan berjalan lambat karena suku-suku yang tinggal di daerah utara memberikan perlawanan yang keras.
Daerah utara yang berhasil ditaklukkan adalah Quito, Equador termasuk juga kerajaan yang berperadaban dan kuat yaitu kerajaan Chim di daerah pantai bagian utara. Topa Inca kemudian mengambil alih kekuasaan ayahnya dan kemudian mulai menaklukkan daerah bagian selatan, menaklukkan seluruh bagian selatan Chile sampai ke sungai Maure. Kemudian anaknya Huayna Capac melanjutkan penaklukan ke daerah Ekuador sampai ke sungai Ancasmayo yang sekarang merupakan batas antara Ekuador dan Colombia.
Bangsa Inca memberi nama imperium mereka dengan nama “Land of the four quarters” atau dikenal juga Tahuantinsuyu Empire. Membentang sejauh 2.500 mil melewati gunung Andrean dari Colombia ke chile dan mencapai bagian timur dan bagian barat dari gurun pinggir pantai yang kering yang disebut dengan Atacama sampai ke hutan hujan Amazon.
Bangsa inca menguasai gunung Andrean Cordillera yang merupakan gunung tertinggi dan berbahaya kedua setelah Himalaya. Kehidupan masyarakat terdapat pada ketinggian 15.000 kaki sedangkan kehidupan ritualnya terdapat pada ketinggian 22.057 kaki, tempat sekarang ditemukannya situs keagamaan bangsa Inca. Jalan-jalan di gunung dan panggung upacara keagamaan dibangun dan memerlukan waktu yang lama untuk mengangkut tanah, batu dan rumput ke tempat yang sangat tinggi itu. Walaupun dengan menggunakan pakaian dan perlengkapan gunung terbaru sekarang ini, akan sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan cuaca dingin dan dehidrasi pada ketinggian yang seperti ini yang ternyata mampu diatasi oleh bangsa Inca.
Kemampuan untuk bisa membawa barang-barang ke tempat yang sangat tinggi ini sampai saat ini masih membingungkan para ahli. Imperium Inca merupakan kerajaan yang mempunyai negara sendiri dengan daerah yang paling besar di belahan barat dunia ini. Kekayaan dari orang-orang inca legendaris ini telah memikat banyak anthropologist dan archeologist ke negara / gunung andrean untuk mengetahui keahlian bangsa inca dan penyebab kehancurannya. Bangsa Inca mempunyai system jalan yang luar biasa. Satu jalan mampu melewati semua pantai south American pacific. Jalanan itu membutuhkan teknik dan arsitektur yang luar biasa untuk bisa dibangun mengingat bangsa Inca tinggal diatas gunung Andrean.
Di pesisir pantai, jalanan yang ada tidak terlihat dipermukaan dan ditandai hanya dengan batang pohon. Bangsa Inca meratakan jalan mereka dengan menggunakan batu yang datar dan membangun dinding batu agar para pejalan tidak terjatuh dari tebing. Merujuk pada kemampuan jalan nya yang bisa digunakan pada semua musim, 14.000 mil jalan bangsa Inca merupakan suatu hal yang mengherankan dan merupakan perintis yang dapat dipercaya bagi kehadiran Automobile dewasa ini. Komunikasi dan transportasi sangat efficien dan cepat, menghubungkan orang-orang yang tinggal diatas pegunungan dan penduduk dataran rendah lainnya dengan pusat kota Cuzro. Material bangunan dan arak-arakan upacara yang sudah berlangsung ribuan tahun melalui jalanan itu sampai saat ini masih bisa kita lihat dengan kondisi yang sangat bagus. Jalanan itu dibangun agar mampu bertahan terhadap cuaca yang sangat ekstreme, badai, banjir, kekeringan dan hujan es. System jalanannya melewati lembah yang dalam dan gunung yang tinggi, gundukan salju, rawa, batuan yang dinamis, sungai dengan arus yang kuat, pada beberapa bagian jalanannya terlihat halus dan rata.Dimana-mana jalanannya terlihat bersih dan terjaga dari bermacam sampah dilengkapi dengan adanya pondok-pondok kecil, gudang penyimpanan, kuil yang menghadap matahari dan post penjagaan disepanjang jalan itu.
Bangsa Inca tidak menemukan roda, sehingga semua pekerjaan dikerjakan dengan menggunakan bantuan kaki. Untuk membantu para pejalan, pondok istirahat dibangun di setiap beberapa KM. Di pondok ini mereka bisa menginap, memasak makanan ataupun beristirahat sejenak. Jembatan merupakan satu-satunya cara mereka melewati sungai. Jika ada salah satu jembatan yang rusak, maka seluruh system jalan akan kacau. Jika ada salah satu jalan yang rusak, maka penduduk setempat akan secepat mungkin memperbaikinya.
Dalam struktur social Inca, sang penguasa Sapa Inca dan istrinya The Coyas memiliki kekuasaan yang tak terbatas terhadap seluruh daerah kekuasaannya. Kemudian dibawahnya baru pendeta agung dan kepala komandan semua pasukan. Kemudian dibawahnya lagi ada 4 apus yang merupakan komandan pasukan di daerah. Kemudian baru pendeta di daerah, arsitek, administrator dan para tentara. Kemudian baru tukang batu, pemusik dan akuntan. Dan derajat paling rendah adalah dukun, petani, pengembala dan hansip.
Struktur masyarakat Inca bertahan seperti ini selama ratusan tahun. Kemunculan orang asing berkulit terang / putih semasa pemerintahan Atahuallapa merupakan satu-satunya perubahan yang terjadi dalam sejarah Inca. Wabah mematikan akhirnya melenyapkan kekaisaran Inca. Sebagian yang selamat akhirnya harus berhadapan dengan pedang dan meriam bangsa spanyol yang kemudian datang menjajah setelah terlebih dahulu menunjukkan tempat penyimpanan emas mereka. Raja Atahualpa juga terbunuh akibat dicekik oleh bangsa Spanyol.
Sistem Kepercayaan
Mereka percaya semua dewa yang ada itu diciptakan oleh sesuatu yang abadi, tidak nampak dan mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat yaitu Tuhannya para Dewa yang dikenal dengan nama Wiraqocha atau Dewa matahari. Raja bangsa Inca dianggap sebagai Sapan Intiq Churin, satu-satunya anak Matahari.
Bangsa Inca adalah bangsa yang sangat religious. Mereka takut kalau setan bisa datang kapan saja. Ahli sihir menduduki posisi yang tinggi dalam masyarakat karena dianggap sebagai pelindung dari roh jahat. Mereka juga percaya dengan reinkarnasi, menyimpan potongan-potongan kuku mereka dan juga potongan rambut mereka dengan anggapan roh yang kembali akan membutuhkannya.
Kehidupan religious bangsa Inca ini tersimpan di tengah-tengah hutan yang dikenal dengan nama Sacsahuaman. Disitulah terdapat Cuzco. “The naval of the world”, rumahnya Raja Bangsa Inca dan tempat terletaknya Kuil Agung Matahari. Ditempat inilah kekayaan bangsa Inca dengan mudah dapat ditemukan sebagai bukti keberadaan mereka. Dengan gedung-gedung yang indah, didekorasi dengan emas dan perak.
Bangsa Inca menyembah Dewi Bumi Pachamama dan Dewa Matahari The Inti. Raja Inca, penguasa Kekaisaran Inca dianggap sebagai orang suci dan merupakan Anak dari Dewa Matahari. Dalam Legenda Inca disebutkan bahwa Dewa Matahari mengirim anaknya Manco Capac dan Mama Ocillo untuk menemukan Cuzco, kota suci dan ibukota dari Imperium Inca.
Suku Inca juga melakukan proses mumifikasi karena percaya akan kehidupan setelah kematian. Paul Radin (1927:149) menjelaskan “one Inca custom still remains to be mentioned, the wide spread prevelence of mummification. The Incas apparently regarded life after death in the same vivid fashion as did the ancient Egyptians. Not only did the dead need food but they needed all the garments, textiles, arms, implements and even domestic pets.”


Penutup
Inca biasanya di eja dengan inka dan dikenal juga dengan nama Tiwantinsuya. Sebagai salah satu peradaban kuno yang hadir di muka bumi ribuan tahun yang lalu, peradaban inca tentu juga mengalami perkembangan. Sama seperti peradaban kuno lainnya, informasi asli tentang inca tidak begitu diketahui. Rekaman sejarah mereka, begitu juga dengan suku bangsa lainnya yg berkembang di dunia ini terekam melalui tradisi oral dari mulut ke mulut, batu, barang pecah belah dari tanah, perhiasan emas , perak dan permadani yang masih ada di masyarakat.
Kekaisaran Inka dipisahkan menjadi empat bagian bersama-sama dikenal sebagai 'Ttahuantin-suyu' atau "tanah dari empat kuartal" masing-masing diperintah oleh seorang gubernur atau raja muda yang disebut "APU-cuna 'di bawah kepemimpinan pusat' Sapa Inca '. Cuzco adalah ibukota pusat Kekaisaran Inca dari mana Sapa Inca memerintah. Menurut tradisi lisan dari Inca kekaisaran diperintah oleh 14 raja berturut-turut. Raja-raja awal mungkin baik lokal pemimpin ayllus sekitar Cuzco atau mungkin tokoh mitos.  istilah 'ayllu The' mengacu pada pengelompokan penduduk asli Amerika Selatan dan telah diterjemahkan sebagai marga.
Bangsa Inca menyembah Dewi Bumi Pachamama dan Dewa Matahari The Inti. Raja Inca, penguasa Kekaisaran Inca dianggap sebagai orang suci dan merupakan Anak dari Dewa Matahari. Dalam Legenda Inca disebutkan bahwa Dewa Matahari mengirim anaknya Manco Capac dan Mama Ocillo untuk menemukan Cuzco, kota suci dan ibukota dari Imperium Inca.













Daftar Pustaka
Hagen, Victor W. V. 1957. Realm of the Incas. Chicago: The New American Library.
Radin, Paul. 1927. The Story of the American Indian. United States: Boni & Liveright, inc.
Syamsudin, Helius. 2007. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Syamsudin, Helius. 1986 . Buku Materi Pokok Sejarah Dunia. Jakarta: Depdikbu, UT
Zifana, Mahardhika. 2008. Sejarah Peradaban Bangsa Aztec, Inca, dan Maya. The Blog of Mahardika 












































2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Nikmati Serunya Bermain Tembak Ikan Online Di Agen Terpercaya!
    Raih Keberuntungan & Menangkan Jackpot Jutaan Rupiah..
    Yuk Gabung Bersama Bolavita Di Website www. bolavita. club

    Untuk Info, Bisa Hubungi Customer Service Kami ( SIAP MELAYANI 24 JAM ) :
    BBM: BOLAVITA
    WeChat: BOLAVITA
    WA: +6281377055002
    Line : cs_bolavita

    BalasHapus