Mohammad Eric Zulkarnaen
Sejarah
secara filosofis bertujuan memberikan arti kepada seluruh sejarah kegiatan
manusia, kepada pola keseragaman (uniformity) dan keragaman (variety) dari
gerak-gerak kegiatan manusia pada masa lalu, misalnya bagaimana timbul dan
berkembangnya suatu bangsa dan peradaban serta bagaimana pasang surut sampai
pada keruntuhan bangsa dan peradabannya. Ini merupakan suatu upaya pencarian
dan pemahaman terhadap faktor-faktor, tenaga-tenaga tetap dan mendasar
(sebab-sebab dan kondisi-kondisi) di balik kesinambungan (continuity) dan
perubahan (change) dalam sejarah manusia itu (Helius Sjamsuddin, 2007:159).
Dalam
rangka mencapai tujuan tersebut, maka pada essai ini akan diketengahkan suatu
rekonstruksi historis mengenai warisan peradaban Suku Inca di Peru hingga tahun
1533. Fokus kajian pada tulisan ini adalah: pertama, studi sistem pemerintahan
Inca; dan kedua adalah analisis mengenai sistem kepercayaan Inca di Peru.
Inca
biasanya di eja dengan inka dan dikenal juga dengan nama Tiwantinsuya. Sebagai
salah satu peradaban kuno yang hadir di muka bumi ribuan tahun yang lalu,
peradaban inca tentu juga mengalami perkembangan. Sama seperti peradaban kuno
lainnya, informasi asli tentang inca tidak begitu diketahui. Rekaman sejarah
mereka, begitu juga dengan suku bangsa lainnya yg berkembang di dunia ini
terekam melalui tradisi oral dari mulut ke mulut, batu, barang pecah belah dari
tanah, perhiasan emas , perak dan permadani yang masih ada di masyarakat.
Peradaban
inca bangsa Peru mengandung pesona mistis dan sangat menarik bagi dunia barat.
400 tahun yang lalu, kekayaan yang menakjubkan berupa emas dan perak
peninggalan bangsa ini ditemukan dan kemudian secara sistematis dijarah dan
dirampas oleh penjajah spanyol.Barang-barang rampasan yang mereka (spanyol)
bawa pulang berhasil mengubah keseluruhan system ekonomi eropa. Dan dengan
penuh kesadaran, mereka meninggalkan sebuah peradaban maju dalam keadaan
compang-camping.Tidak ada yang tahu dari mana bangsa inca datang, rekaman
sejarah yang ada di batu-batu menjadi pegangan para archeologist selama
berabad-abad untuk memecahkan misteri ini.Imperium inca berkuasa dalam masa
yang sangat singkat. Sekitar 100 tahun. Semenjak 1438 AD, ketika raja inca
Pachacuti dan pasukannya memulai penaklukan daerah yang mengelilingi pusat inca
di Cuzco sampai kedatangan bangsa spanyol pada 1532.
Menurut legenda asal-usul suku bangsa Inca berawal dari
sekelompok anak dewa matahari, yang berasal dari sebuah gua di sebelah tenggara
kota Cuzco. Victor W. Von Hagen (1957:33) memberikan
sebuah referensi mengenai legenda asal-usul suku Inca yakni “the Sun God created the first Inca, Manco
Capac, and his sister, on the Isle of the sun in Lake Titicaca.”Bangsa Inca
telah mendiami daerah Cuzcosejak kira-kira tahun 1200. tetapi sejak
penaklukan oleh kekuasaan Panchacuti dalam tahun 1438, bangsa Inca mulai
memperluas wilayahnya dengan menaklukan daerah-daerah sekitarnya. Akhirnya
mereka membentuk suatu wilayah kekuasaan besar dan luas yang membentang dari
Quito di Utara sampai Chilebagian tengah. Bahasa Inca menyebut wilayah
kekuasaannya Tabuantisuyu, artinya daerah yang meliputi empat
wilayah(http://mahardhikazifana.com/social-history-sosial-sejarah/sejarah-peradaban-bangsa-aztec-inca-dan-maya.html)
empat wilayah tersebut
adalah Chinchasuyu, Antisuyu , Contisuyu, dan
Collasuyu( bisa dilihat dalam Peta).
Pada
1438 bangsa inca sudah mulai keluar dari pusat pemerintahannya di Cuzco untuk
menaklukkan daerah lainnya. Selama 50 tahun mereka berhasil menguasai daerah
yang sekarang dikenal dengan Peru, Bolivia, Argentina Utara, Chile dan Ekuador.
Dengan
daerah seluas ini, Bangsa Inca mendirikan sebuah Negara yang memungkinkan
pemimpin suku dan beberapa bangsawan menjadi raja dan pemimpin. Kebanyakan
catatan menunjukkkan ada 13 kaisar yang memimpin bangsa Inca . kaisar-kaisar
ini di kenal dengan gelar yang berbeda-beda termasuk “Sapa Inca”, “Capac Apu”,
“Intip Cori”. Seringkali kaisar ini disebut dengan The Inca. Peradaban Inca
berkembang di sepanjang
belahan barat Amerika
Selatan terutama di Peru.
Seperti halnya bangsa
Aztec, bangsa Inca
adalah bangsa yang
memiliki watak miiiter sehingga perluasan wilayah imperium
dilakukan dengan cara peperangan. Inti peradaban bangsa Inca adalah pertanian
yang berkembang antara tahun 600-1000 M. Mereku
membuat sistem terasering
untuk menahan longsor
dan irigasi untuk
menahan banjir.
Untuk mengolah
tanah mereka menggunakan
bajak yang tebuat
dari perunggu Tanaman
yang ditanam adalah kacang-kacangan, jagung,
merica, tomat, kentang
putih. Hasil pertanian
bukan hanya untuk memenuhi
konsumsi petani melainkan
juga untuk memberi
makan tentara dalam jumlah besar, golongan birokrat dan
ribuan buruh pabrik. Minuman khas mereka adalah chicha yaitu semacam bir yang
dibuat dari jagung.
Bangsa Inca
adalah bangsa imperialis yang
menaklukkan dan menguasai bangsa-bangsa
tetangganya dengan kekuatan miiiter. Dengan demikian pemerintahannya imperium
militeristis. Ketika raja Pachacuti
Inca (1438-1471 M)
dan anaknya Topa
Inca (1471 -1493) berkuasa, wilayah Inca diperluas dengan
menaklukkan bangsa-bangsa sekitaraya yang berdiam di Equador, Colombia dan Chile, Berbeda
dengan bangsa Aztec
yang mengontrol rakyat jajahan
dengan teror bangsa Inca
melakukannya dengan penyatuan
imperium. Raja mereka
memaksa penduduknya dan bangsa
yang ditaklukkannya menggunakan
bahasa nasional Quechwa (diucapkan keshwa)
serta menyembah dewa
negara yaitu dewa
matahari.
Berdasarkan
pembahasan di atas, penulis tertarik untuk mengetahui tentang sistem
pemerintahan dan kepercayaan suku Inca di Peru dalam essai yang berjudul:
“SISTEM PEMERINTAHAN DAN KEPERCAYAAN SUKU INCA DI PERU”
Sistem Pemerintahan
Kekaisaran
Inka dipisahkan menjadi empat bagian bersama-sama dikenal sebagai
'Ttahuantin-suyu' atau "tanah dari empat kuartal" masing-masing
diperintah oleh seorang gubernur atau raja muda yang disebut "APU-cuna 'di
bawah kepemimpinan pusat' Sapa Inca '. Cuzco adalah ibukota pusat Kekaisaran Inca dari mana
Sapa Inca memerintah. Menurut tradisi lisan dari Inca kekaisaran diperintah
oleh 14 raja berturut-turut. Raja-raja awal mungkin baik lokal pemimpin ayllus
sekitar Cuzco atau mungkin tokoh mitos. istilah 'ayllu The' mengacu pada
pengelompokan penduduk asli Amerika Selatan dan telah diterjemahkan sebagai
marga.
Istilah ini merupakan kelompok berdasarkan ikatan
darah diasumsikan yang beroperasi sebagai unit ekonomi dan sosial. Kekaisaran
Inka pada dasarnya ayllus beberapa Andes dikendalikan oleh beberapa ayllus
Inca. Sebagai unit ekonomi ayllu yang mewakili kepemilikan kolektif atas tanah
serta sumber daya lainnya seperti lembu llama dan sumber air. Keberhasilan dan
kepaduan dari ayllus Andes sebagian besar diakibatkan oleh pertanian komunal.
Ayllus secara teratur bisa membelah selain karena kesulitan ekonomi,
mengabaikan hubungan darah, atau datang bersama-sama dengan ayllus lain dengan
siapa mereka tidak silsilah berbagi untuk tujuan diperlukan kerjasama seperti
irigasi atau pertahanan.
Penguasa Inca yang pertama adalah Manco Capac. Disini tidak ada data yan spesifik mengenai kapan Manco
capac memerintah, tetapi yang diasumsikan adalah tahun 1250 sampai 1438 masa
pemerintahanya. Inca yang dimulai pada di Cusco dan ber pusat di tanah tinggi
yang dan memperluas sepanjang pantai. Basis dari penaklukan Inca dipercaya
untuk organisasi mereka. Lambang yang ilahi mereka adalah matahari dewa, sistem
birokratis mereka yang terdiri dari suatu lingkaran dari pejabat yang
melambangkan sebelas kerajaan ayllus, dan garis keturunan yang dilanjutkan
sampai perkawinan yang tidak sah dengan seorang putri yang kemudian menjadi
coya atau " legal queen.". Perluasan dari Inca kerajaan
mungkin kondisi-kondisi iklim yang diakibatkan oleh. Sumber daya mereka di
tanah tinggi telah dibatasi pada llama, alpaka, dan vicuna.
Meskipun
biasa menaklukkan atau pengelompokan ayllus, yang ayllu individu akan tetap
utuh bahkan setelah pecahnya kelompok atau kerajaan yang itu milik. Hal ini
terutama karena kemandirian ekonomi mereka. Namun menaklukkan ayllus seperti
Inca, dengan membangun negara kolektif, mendapatkan kekuasaan ekonomi dan
politik dan berkembang menjadi kelas penguasa, tetapi dengan begitu mereka
kehilangan swasembada. Ini
berarti bahwa kegagalan atau kekalahan negara kolektif berarti runtuhnya kelas
penguasa.
Para
ayllus Inca yang berbasis di Cuzco, ibu kota kekaisaran, yang dibagi menjadi
Hanan-Cuzco (Cuzco atas) dan Hurin-Cuzco (Cuzco lebih rendah). Pemisahan ini,
bersama dengan ayllus Andes dikenal sebagai divisi ganda. Kedua belah ayllu
akan terpisah dari kebiasaan dan ritus dan akan membentuk unit terpisah di
militer tetapi akan tetap hubungan baik satu sama lain sosial, mengambil bagian
dalam pesta dan pertempuran mengejek. Dual divisi sebagian besar religius dan
simbolis, tetapi memiliki sedikit relevansi ekonomi. [4] Ketika penguasa
meninggal, penggantinya dipilih mereka akan menerima semua mereka kekuasaan
politik dan hak-hak, sedangkan yang lainnya penguasa keturunan laki-laki
menerima semua harta moneter. Proses ini disebut warisan split
Dalam menjalankan pemenntahan imperium pemimpin
lokal dilibatkan dalam birokrasi pusat pemenntahan imperium melalui kebijaksaaan
kolonisasi yang disebut mitima. Untuk
mempertahankan kesatuan
imperium mereka membangun
jalan-jalan lebar yang
menghubungakan pusat pemenntahan dengan derah-daerah
yang ditaklukkannya. Jalan-jalan
tersebut akan memudahkan
lalu lintas tentara untuk
memadamkan pemberontakan atau
juga untuk memudahkan
lalu lintas penduduk dari
satu tempat ke
tempat lain. Dapat
disimpulkna bahwa dalam
menjalankan sistem
pemerintahan bangsa Inca
lebih maju dibandingkan
dengan bangsa Aztec
dan bangsa Mesoamerika. Walaupun
dalam bidang matematika
dan astronomi tidak
unggul dibandingkan bangsa Aztec
dan Mesoamerika bangsa
Inca memiliki keunggulan
di bidang seni bangun. Seprti halnya dalam
pembuatan tekstil dan
keramik.
Pembangunan benteng-benteng pertahanan
dan jalan-jalan raya yang lebar menunjukkan bahwa mereka telah memiliki
kemampuan yang tinggi dalam mengatur jalannya pemerintahan. Raja tinggal di
istana yang indah yang dibangun dengan batu
utuh atau monoilith
yang diukir. Dalam
menjalankan pemerintahannya raja
bersifat "sosialis".
Hasil surplus pertanian
daerah subur didistribusikan ke
daerah yang kekurangan.
Di bidang sosial Raja sangat menaruh perhatian pada aspek perkawinan.
Laki-laki atau perempuan yang sudah dewasa dan belum memiliki pasangan
dipilihkan orang lain, lalu dikawinkan dalam upacara umum.
Semenjak
1438 AD, ketika raja inca Pachacuti dan pasukannya memulai penaklukan
daerah yang mengelilingi pusat inca di Cuzco sampai
kedatangan bangsa spanyol pada 1532. Pada 1438 bangsa inca sudah
mulai keluar dari pusat pemerintahannya di Cuzco untuk menaklukkan
daerah lainnya. Selama 50 tahun mereka berhasil menguasai daerah yang sekarang
dikenal dengan Peru, Bolivia, Argentina Utara, Chile dan Ekuador. Dengan daerah
seluas ini, bangsa Inca mendirikan sebuah negara yang memungkinkan
pemimpin suku dan beberapa bangsawan menjadi raja dan pemimpin. Kebanyakan
catatan menunjukkkan ada 13 kaisar yang memimpin bangsa Inca.
Kaisar-kaisar ini di kenal dengan gelar yang berbeda-beda termasuk “Sapa
Inca”, “Capac Apu”, “Intip Cori”. Seringkali kaisar ini disebut dengan The
Inca. Tujuh orang kaisar yang pertama melegenda, bersifat lokal dan dianggap
kurang penting. Selama masa ini, bangsa Inca adalah suku yang kecil ,
satu dari sekian banyak suku yang ada, yang daerah kekuasaannya sangat kecil
tidak sampai bermil dari pusat kotanya Cuzro. Mereka adalah para prajurit
yang seringkali berperang dengan suku-suku lain yang berdekatan dengan mereka.
Ritual pengorbanan adalah hal yang biasa. Suatu bukti yang berhasil ditemukan
oleh para archeologist baru-baru ini. Cusco adalah pusat
dari imperium Inca. Dengan kemajuan dibidang teknik hidrolik, teknik
dibidang pertanian, arsitektur yang menakjubkan , tekstil, keramik dan
kerajinan dari besi mereka. Kaisar bangsa Inca yaitu:
Manco
Capac
Sinchi
Roca
Lloque
Yupanqui
Maita
Capac
Capac
Yapancui
Inca
Roca
Yahuar
Huacac
Inca
Viracocha
Pachacuti-Inca-Yupanqui
Topa
Inca Yupanqui
Huayna
Capac
Huascar
Atahuallpa
Penaklukan
yang luar biasa mulai terjadi pada masa
anaknya Viracocha yaitu Pachachuti yang merupakan salah
satu penakluk yang luar biasa, dan dianggap sebagai legenda dalam
sejarah bangsa Amerika. Dengan pencapaiannya pada tahun 1438 AD,
sejarah Inca dimulai. Hampir semua penulis sejarah setuju dengan hal
ini.
Pachacuti dikenal
sebagai orang yang paling hebat yang pernah lahir dari suku asli Amerika. Dia
dan anaknya Topa Inca adalah penguasa yang sangat hebat yang berhasil
menaklukkan banyak daerah dan membangun kerajaan mereka sendiri. Pachacuti adalah
seorang Civic Planner yang sangat hebat. Tradisi yang ada menganggap
dialah yang merancang kota Cuzco, begitu juga dengan pembangunan
bangunan-bangunan batu yang sampai saat ini bisa kita kunjungi di Cuzco.
Suku
yang berdiam di sekitar danau Titicaca yang menggunakan
bahasa Aymara yaitu Colla dan Lupaca merupakan
suku yang pertama ditaklukkan oleh bangsa Inca. Kemudian baru
suku Chanca di bagian barat. Kemudian setelah itu, penaklukan berjalan
lambat karena suku-suku yang tinggal di daerah utara memberikan perlawanan yang
keras.
Daerah
utara yang berhasil ditaklukkan adalah Quito, Equador termasuk juga
kerajaan yang berperadaban dan kuat yaitu kerajaan Chim di daerah
pantai bagian utara. Topa Inca kemudian mengambil alih kekuasaan ayahnya
dan kemudian mulai menaklukkan daerah bagian selatan, menaklukkan seluruh
bagian selatan Chile sampai ke sungai Maure. Kemudian anaknya Huayna
Capac melanjutkan penaklukan ke daerah Ekuador sampai ke sungai Ancasmayo
yang sekarang merupakan batas antara Ekuador dan Colombia.
Bangsa Inca memberi
nama imperium mereka dengan nama “Land of the four
quarters” atau dikenal juga Tahuantinsuyu Empire. Membentang sejauh
2.500 mil melewati gunung Andrean dari Colombia ke chile dan mencapai bagian
timur dan bagian barat dari gurun pinggir pantai yang kering yang disebut
dengan Atacama sampai ke hutan hujan Amazon.
Bangsa inca menguasai
gunung Andrean Cordillera yang merupakan gunung tertinggi dan
berbahaya kedua setelah Himalaya. Kehidupan masyarakat terdapat pada
ketinggian 15.000 kaki sedangkan kehidupan ritualnya terdapat pada ketinggian
22.057 kaki, tempat sekarang ditemukannya situs keagamaan bangsa Inca.
Jalan-jalan di gunung dan panggung upacara keagamaan dibangun dan memerlukan
waktu yang lama untuk mengangkut tanah, batu dan rumput ke tempat yang sangat
tinggi itu. Walaupun dengan menggunakan pakaian dan perlengkapan gunung terbaru
sekarang ini, akan sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan cuaca dingin dan
dehidrasi pada ketinggian yang seperti ini yang ternyata mampu diatasi oleh
bangsa Inca.
Kemampuan
untuk bisa membawa barang-barang ke tempat yang sangat tinggi ini sampai saat
ini masih membingungkan para ahli. Imperium Inca merupakan kerajaan yang
mempunyai negara sendiri dengan daerah yang paling besar di belahan barat dunia
ini. Kekayaan dari orang-orang inca legendaris ini telah memikat banyak
anthropologist dan archeologist ke negara / gunung andrean untuk mengetahui
keahlian bangsa inca dan penyebab kehancurannya.
Bangsa Inca mempunyai system jalan yang luar biasa. Satu jalan mampu
melewati semua pantai south American pacific. Jalanan itu membutuhkan teknik
dan arsitektur yang luar biasa untuk bisa dibangun mengingat
bangsa Inca tinggal diatas gunung Andrean.
Di
pesisir pantai, jalanan yang ada tidak terlihat dipermukaan dan ditandai hanya
dengan batang pohon. Bangsa Inca meratakan jalan mereka dengan
menggunakan batu yang datar dan membangun dinding batu agar para pejalan tidak
terjatuh dari tebing. Merujuk pada kemampuan jalan nya yang bisa digunakan pada
semua musim, 14.000 mil jalan bangsa Inca merupakan suatu hal yang
mengherankan dan merupakan perintis yang dapat dipercaya bagi
kehadiran Automobile dewasa ini. Komunikasi dan transportasi sangat
efficien dan cepat, menghubungkan orang-orang yang tinggal diatas pegunungan
dan penduduk dataran rendah lainnya dengan pusat kota Cuzro. Material
bangunan dan arak-arakan upacara yang sudah berlangsung ribuan tahun melalui
jalanan itu sampai saat ini masih bisa kita lihat dengan kondisi yang sangat
bagus. Jalanan itu dibangun agar mampu bertahan terhadap cuaca yang sangat
ekstreme, badai, banjir, kekeringan dan hujan es. System jalanannya melewati
lembah yang dalam dan gunung yang tinggi, gundukan salju, rawa, batuan yang
dinamis, sungai dengan arus yang kuat, pada beberapa bagian jalanannya terlihat
halus dan rata.Dimana-mana jalanannya terlihat bersih dan terjaga dari bermacam
sampah dilengkapi dengan adanya pondok-pondok kecil, gudang penyimpanan, kuil
yang menghadap matahari dan post penjagaan disepanjang jalan itu.
Bangsa Inca tidak
menemukan roda, sehingga semua pekerjaan dikerjakan dengan menggunakan bantuan
kaki. Untuk membantu para pejalan, pondok istirahat dibangun di setiap beberapa
KM. Di pondok ini mereka bisa menginap, memasak makanan ataupun beristirahat
sejenak. Jembatan merupakan satu-satunya cara mereka melewati sungai. Jika ada
salah satu jembatan yang rusak, maka seluruh system jalan akan kacau. Jika ada
salah satu jalan yang rusak, maka penduduk setempat akan secepat mungkin
memperbaikinya.
Dalam
struktur social Inca, sang penguasa Sapa Inca dan
istrinya The Coyas memiliki kekuasaan yang tak terbatas terhadap
seluruh daerah kekuasaannya. Kemudian dibawahnya baru pendeta agung dan kepala
komandan semua pasukan. Kemudian dibawahnya lagi ada 4 apus yang
merupakan komandan pasukan di daerah. Kemudian baru pendeta di daerah, arsitek,
administrator dan para tentara. Kemudian baru tukang batu, pemusik dan akuntan.
Dan derajat paling rendah adalah dukun, petani, pengembala dan hansip.
Struktur
masyarakat Inca bertahan seperti ini selama ratusan tahun. Kemunculan
orang asing berkulit terang / putih semasa
pemerintahan Atahuallapa merupakan satu-satunya perubahan yang
terjadi dalam sejarah Inca. Wabah mematikan akhirnya melenyapkan
kekaisaran Inca. Sebagian yang selamat akhirnya harus berhadapan dengan
pedang dan meriam bangsa spanyol yang kemudian datang menjajah setelah terlebih
dahulu menunjukkan tempat penyimpanan emas mereka.
Raja Atahualpa juga terbunuh akibat dicekik oleh bangsa Spanyol.
Sistem Kepercayaan
Mereka
percaya semua dewa yang ada itu diciptakan oleh sesuatu yang abadi, tidak
nampak dan mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat yaitu Tuhannya para Dewa yang
dikenal dengan nama Wiraqocha atau Dewa matahari. Raja
bangsa Inca dianggap sebagai Sapan Intiq
Churin, satu-satunya anak Matahari.
Bangsa Inca adalah
bangsa yang sangat religious. Mereka takut kalau setan bisa datang kapan saja.
Ahli sihir menduduki posisi yang tinggi dalam masyarakat karena dianggap
sebagai pelindung dari roh jahat. Mereka juga percaya dengan reinkarnasi,
menyimpan potongan-potongan kuku mereka dan juga potongan rambut mereka dengan
anggapan roh yang kembali akan membutuhkannya.
Kehidupan
religious bangsa Inca ini tersimpan di tengah-tengah hutan yang
dikenal dengan nama Sacsahuaman. Disitulah terdapat Cuzco. “The
naval of the world”, rumahnya Raja Bangsa Inca dan tempat terletaknya
Kuil Agung Matahari. Ditempat inilah kekayaan bangsa Inca dengan
mudah dapat ditemukan sebagai bukti keberadaan mereka. Dengan gedung-gedung
yang indah, didekorasi dengan emas dan perak.
Bangsa Inca menyembah Dewi
Bumi Pachamama dan Dewa Matahari The Inti. Raja Inca, penguasa
Kekaisaran Inca dianggap sebagai orang suci dan merupakan Anak
dari Dewa Matahari. Dalam Legenda Inca disebutkan bahwa Dewa Matahari mengirim
anaknya Manco Capac dan Mama Ocillo untuk
menemukan Cuzco, kota suci dan ibukota dari Imperium Inca.
Suku
Inca juga melakukan proses mumifikasi karena percaya akan kehidupan setelah
kematian. Paul Radin (1927:149) menjelaskan “one Inca custom still remains to
be mentioned, the wide spread prevelence of mummification. The Incas apparently
regarded life after death in the same vivid fashion as did the ancient
Egyptians. Not only did the dead need food but they needed all the garments,
textiles, arms, implements and even domestic pets.”
Penutup
Inca
biasanya di eja dengan inka dan dikenal juga dengan nama Tiwantinsuya. Sebagai
salah satu peradaban kuno yang hadir di muka bumi ribuan tahun yang lalu,
peradaban inca tentu juga mengalami perkembangan. Sama seperti peradaban kuno
lainnya, informasi asli tentang inca tidak begitu diketahui. Rekaman sejarah
mereka, begitu juga dengan suku bangsa lainnya yg berkembang di dunia ini
terekam melalui tradisi oral dari mulut ke mulut, batu, barang pecah belah dari
tanah, perhiasan emas , perak dan permadani yang masih ada di masyarakat.
Kekaisaran
Inka dipisahkan menjadi empat bagian bersama-sama dikenal sebagai
'Ttahuantin-suyu' atau "tanah dari empat kuartal" masing-masing
diperintah oleh seorang gubernur atau raja muda yang disebut "APU-cuna 'di
bawah kepemimpinan pusat' Sapa Inca '. Cuzco adalah ibukota pusat Kekaisaran Inca dari mana
Sapa Inca memerintah. Menurut tradisi lisan dari Inca kekaisaran diperintah
oleh 14 raja berturut-turut. Raja-raja awal mungkin baik lokal pemimpin ayllus
sekitar Cuzco atau mungkin tokoh mitos. istilah 'ayllu The' mengacu pada
pengelompokan penduduk asli Amerika Selatan dan telah diterjemahkan sebagai
marga.
Bangsa Inca menyembah Dewi
Bumi Pachamama dan Dewa Matahari The Inti. Raja Inca, penguasa
Kekaisaran Inca dianggap sebagai orang suci dan merupakan Anak
dari Dewa Matahari. Dalam Legenda Inca disebutkan bahwa Dewa
Matahari mengirim anaknya Manco Capac dan Mama Ocillo untuk
menemukan Cuzco, kota suci dan ibukota dari Imperium Inca.
Daftar Pustaka
Hagen, Victor W. V.
1957. Realm of the Incas. Chicago:
The New American Library.
Radin, Paul. 1927. The Story of the American Indian. United
States: Boni & Liveright, inc.
Syamsudin, Helius.
2007. Metodologi Sejarah. Yogyakarta:
Penerbit Ombak
Syamsudin, Helius. 1986
. Buku Materi Pokok Sejarah Dunia. Jakarta: Depdikbu, UT
http://mediaonlinenews.com/dunia/mengenal-lebih-dekat-peradaban-inca (27 Januari
2013, 14.00)
http://yudhpratama-thefuturismboy.blogspot.com/2011/05/peradaban-suku-inka.html (27 Januari
2014, 14.30)





Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNikmati Serunya Bermain Tembak Ikan Online Di Agen Terpercaya!
BalasHapusRaih Keberuntungan & Menangkan Jackpot Jutaan Rupiah..
Yuk Gabung Bersama Bolavita Di Website www. bolavita. club
Untuk Info, Bisa Hubungi Customer Service Kami ( SIAP MELAYANI 24 JAM ) :
BBM: BOLAVITA
WeChat: BOLAVITA
WA: +6281377055002
Line : cs_bolavita